Thu. Aug 22nd, 2019

Ketua Tim Penggerak PKK Prov Jabar Atalia Menyarankan Lahan Pekaranga Manpaatkan Dengan Tanaman Warung Hidup dan Apotik

Kabarbhayangkara.com/  BANDUNG — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Kamil mengatakan, pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan tidur dengan menanam tanaman warung hidup dan apotik hidup merupakan salah satu upaya diversifikasi bahan pangan.

“Kebutuhan pangan keluarga sudah ada di halaman, baik itu karbohidrat,protein, lemak, vitamin, dan mineralnya,” kata Atalia saat membuka Lomba Cipta Menu/Festival Pangan Lokal B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) Tahun 2019 di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (13/8/19).

“Kami memiliki program ‘Hati-nya PKK’, yaitu halaman asri, teratur, indah, dan nyaman. Dalam program ini, halaman-halaman rumah dimaksimalkan sedemikian rupa untuk menghasilkan bahan pangan bagi rumah tangga. Tadi juga sudah saya titipkan pesan kepada para Ketua PKK kabupaten/kota yang juga ketua Forikan (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan),” tambahnya.

Menurut Atalia, berbagai jenis pangan lokal  mempunyai kandungan gizi baik untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Selain itu, pangan lokal mudah didapatkan sekaligus mendukung kemandirian pangan masyarakat.

“Melalui lomba ini saya berharap masyarakat dapat berkreasi untuk menciptakan dan mengembangkan aneka olahan dan resep yang B2SA, serta dapat diterapkan sebagai menu keluarga sehari-hari,” ucapnya.

“Ke depan, masyarakat Jawa Barat harus bisa menjadi masyarakat yang sehat dan cerdas dimulai dari meja makan di rumah masing-masing,” tambahnya.

Senada dengan Atalia, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Koesmayadi TP menyatakan, peran ibu sebagai penentu pemilihan menu sehari-hari di keluarga  mampu mengimplementasikan penerapan aneka olahan makanan untuk konsumsi pangan sesuai dengan potensi lokal yang ada di daerahnya.

“Setiap individu khususnya ibu rumah tangga tentu bertanggung jawab dalam menentukan dan menyediakan menu keluarga yang sehat. Ini untuk memberikan nilai ekonomis dan nilai tambah pengolahan dan pemanfaatan produk pangan lokal yang berkelanjutan,” kata Koesmayadi.

Berikut adalah Juara Lomba Cipta Menu/Festival Pangan Lokal B2SA Tahun 2019:

1. Kategori Umum
– Juara I : Kota Bogor
– Juara II : Kota Cirebon
– Juara III : Kota Cimahi

2. Kategori Lunchbox B2SA
– Juara I : Kota Depok
– Juara II : Kabupaten Sukabumi
– Juara III : Kabupaten Majalengka

3. Kategori Produk Olahan Pangan Lokal Komersial
– Juara I : Kabupaten Bekasi
– Juara II : Kabupaten Karawang
– Juara III : Kabupaten Indramayu

Juara Umum Lomba Cipta Menu/Festival Pangan Lokal B2SA Tahun 2019 akan mewakili Provinsi Jawa Barat dalam Festival Pangan Lokal B2SA Tingkat Nasional Tahun 2019 yang dilaksanakan pada puncak acara Hari Pangan Sedunia (HPS) Tingkat Nasional, 10 Oktober 2019, di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *