Wed. Dec 11th, 2019

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama SMA TN, Iriawan: Ini Bentuk Kepedulian Jabar

Kabar Bhayangkara/MAGELANG – Pj. Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Graha Putra 2 atau asrama SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang, Jawa Tengah. Pembangunan ini merupakan bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB.

Dalam sambutannya, Iriawan mengatakan bahwa bantuan pembangunan asrama ini adalah salah satu bentuk kepedulian Jawa Barat terhadap SMA Taruna Nusantara.

“Ini (bantuan pembangunan asrama) memang salah satu bentuk kepedulian kami, Jawa Barat kepada SMA TN yang kita cintai ini,” kata Iriawan saat acara peletakan batu pertama pembangunan Graha Putra 2 SMA Taruna Nusantara di Jl. Raya Purworejo Km 5, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (1/9/18).

“Yang kedua, saya ingin memancing kepada kepala daerah lainnya untuk bisa atensi kepada SMA Taruna Nusantara ini. Mudah-mudahan nanti dengan adanya lambang Jawa Barat ini, kok lambang DKI belum ada? Atau lambang Jawa Tengah belum ada? Sehingga akan banyak lambang (daerah) dan menjadi lebih banyak lagi fasilitas yang dibangun di sini,” tambahnya.

“Mudah-mudahan message ini sampai ke teman-teman daerah lainnya, sehingga nanti bermunculan di sini (SMA TN) bangunan-bangunan Nusantara sesuai dengan filosofi yang ada di Taruna Nusantara,” ucap Iriawan.

Pada kesempatan ini, Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan mengungkapkan, bahwa rencananya asrama berdesain mirip dengan Gedung Sate ini akan dibangun dua lantai. Di depan bangunan akan ditempel logo Pemda Provinsi Jawa Barat.

“Kegiatan ini (bantuan pembangunan asrama) sebagai sebuah langkah dari bantuan CSR Bank BJB,” ungkap Irfan dalam sambutannya.

Lanjut Irfan, sebagian besar CSR BJB memang dialokasikan untuk peningkatan program pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup. Hal ini sesuai dengan tag line BJB “Membangun Indonesia Memahami Negeri”.

“Diharapkan hal ini akan mampu menyumbang peningkatan prasarana dan sarana untuk mendukung pendidikan, sebagai langkah meningkatkan kehidupan bangsa di kemudian hari kelak,” ucap Irfan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP) Mayjen TNI Purn. Bambang Hermanto berterimakasih atas bantuan pembangunan Graha Putra ini. Di SMA TN, keberadaan graha sangat penting karena selain sebagai tempat tidur siswa, graha juga berfungsi sebagai tempat interaksi siswa.

“Graha atau asrama di SMA Taruna Nusantara bukan sekadar tempat tidur siswa, tetapi graha merupakan bagian penting proses pembinaan pendidikan di SMA Taruna Nusantara,” ujar Bambang.

“Graha ini menjadi tempat pembinaan dan pengasuhan yang membina kepribadian siswa di dalam graha ini terjadi proses interaksi pamong dengan siswa, dan siswa dengan siswanya sendiri,” sambungnya.

Bambang menjelaskan bahwa interaksi atau komunikasi menjadi bagian dari kurikulum pengasuhan siswa SMA Taruna Nusantara yang berasal dari seluruh pelosok Indonesia. Hal ini untuk membentuk para siswa menjadi generasi muda yang bertaqwa, bertanggung jawab, mandiri, dan berkepribadian kuat.

“Diharapkan dengan adanya graha representatif akan menghasilkan siswa yang baik. Oleh karena itu, kedudukan graha di SMA Taruna Nusantara sangatlah penting,” tutur Bambang.

Berdiri pada 1990, SMA Taruna Nusantara hadir sebagai wujud dari gagasan LB Moerdani. Usia bangunan sekolah hampir seluruhnya berusia 30 tahun termasuk asrama siswa.

Ada empat kelompok bangunan pokok, yaitu kelas, graha atau asrama, perumahan pamong, dan perkantoran. Untuk graha, rencananya akan dibangun enam graha dan satu diantaranya telah selesai pembangunannya. Satu graha mulai dibangun melalui program CSR Bank BJB ini.(ds)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *