Tue. Oct 15th, 2019

Pemdaprov Jawa Barat Meraih Penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2019

Kabarbhayangkara.com/JAKARTA — Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) meraih penghargaan Pemerintah Provinsi Terinovatif Peringkat 2 dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (7/10/19) malam. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

IGA sendiri digelar oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tujuannya untuk mengapresiasi inovasi pembangunan yang diterapkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi maupun Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Emil –demikian Ridwan Kamil disapa—mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan Pemdaprov Jabar semakin cepat, transparan, efisien, dan hadir sejumlah terobosan maupun gagasan segar dalam proses pembangunan.

“Alhamdulillah, tahun ini Jawa Barat naik kelas. Kita menjadi provinsi dua terbaik bersama Jawa Tengah untuk inovasi-inovasi pemerintahan di Indonesia,” kata Emil.

“Inovasi ini menjadi sebuah semangat, menjadi sebuah identitas bahwa melayani publik harus lebih cepat, lebih transparan. Kemudian juga memaksimalkan efisiensi-efisiensi dan terobosan-terobosan,” lanjutnya.

Menurut Emil, selama satu tahun masa kepemimpinannya dengan Uu Ruzhanul Ulum, Pemdaprov Jabar sudah melahirkan sejumlah inovasi, khususnya di pedesaan. Dia pun optimistis visi Jabar Juara Lahir Batin dapat terwujud dengan terus berinovasi dan berkolaborasi.

“Insyaallah, Jawa Barat banyak orang pintar, perguruan tinggi banyak, setiap hari kita melakukan inovasi. Apalagi, selama setahun kita banyak merilis inovasi di desa, di kota, dan lain-lain,” ucapnya. “Jawa Barat akan juara lahir batin dan tentunya inovasi adalah kebutuhan,” imbuhnya.

Selain itu, Emil akan memotivasi semua Pemerintah Kabupaten/Kota di Jabar untuk terus berinovasi dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan. “Sekarang tugas Jawa Barat ada dua, tidak hanya provinsi (untuk berinovasi), tapi juga daerahnya (kabupaten/kota),” katanya.

“Saya akan motivasi 27 daerah dalam bimbingan kita juga harus hadir menjadi kota/kabupaten terinovatif juga se-Indonesia. Tadi juga sudah diwakili oleh beberapa (kabupaten/kota di Jabar yang mendapat IGA),” lanjutnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan, ada peningkatan jumlah pemerintah daerah yang meraih penghargaan dalam IGA 2019.

“Inovasi lahir untuk memudahkan pelayanan di daerah yang juga dapat dilakukan secara mudah, sederhana, murah, cepat, tepat, serta memberikan kemudahan bagi investor untuk berbisnis,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPP Kemendagri Dodi Riyadmadji mengatakan bahwa ada kemajuan yang signifikan terhadap jumlah inovasi daerah yang telah di-input pemda melalui aplikasi Indeks Inovasi Daerah.

Pada 2018 jumlah inovasi daerah yang terinput sebanyak 3.718 inovasi daerah. Sementara di 2019 meningkat sebesar 217 persen menjadi 8.014 inovasi daerah yang terbagi dalam tiga bentuk inovasi, yakni inovasi tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, dan inovasi lainnya yang didasarkan pada urusan yang menjadi kewenangan daerah.

“Pelaksaan Innovative Government Award dilakukan melalui seleksi ketat melalui beberapa tahapan, mulai dari penjaringan, validasi lapangan, dan presentasi kepala daerah dengan melibatkan tim penilai dari unsur pakar dan lintas kementerian/lembaga,” jelas Dodi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *